artikel-10.png

Rumah adalah salah satu persyaratan pokok bagi kehidupan manusia. Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah sebagai tempat membina keluarga, tempat berlindung dari iklim dan tempat menjaga kesehatan keluarga. Kesehatan rumah adalah kondisi fisik di dalam rumah, di lingkungan rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal.

Manfaat Rumah Sehat dan Bersih :

  • Menurunkan stress
  • Menghalau timbulnya penyebaran penyakit
  • Mencegah berkumpulnya tikus dan serangga
  • Mengurangi risiko alergi dan kambuhnya asma
  • Memperbaiki Mood
  • Terhindar dari Demam Berdarah Dengue (DBD)
  • Menjaga kualitas tidur
  • Lebih produktif

Lansia-susah-tidur.png

Gangguan tidur seringkali dialami oleh orang dewasa maupun lansia. Namun paling sering terjadi pada lansia hal ini terjadi lantaran Terdapat banyak perubahan fisiologi yang normal pada lansia. Perubahan ini tidak bersifat patologis, tetapi dapat membuat lansia lebih rentan terhadap beberapa penyakit. Perubahan terjadi terus menerus seiring usia. Susah tidur pada lansia merupakan keadaan dimana individu mengalami suatu perubahan dalam kuantitas dan kualitas pola istirahatnya yang menyebabkan rasa tidak nyaman atau mengganggu gaya hidup yang di inginkan. Gangguan tidur pada lansia jika tidak segera ditangani akan berdampak serius dan akan menjadi gangguan tidur yang kronis.

Beberapa faktor gangguan tidur pada lansia, yaitu :

  • status kesehatan
  • penggunaan obat-obatan
  • kondisi lingkungan
  • stres psikologis
  • diet/nutrisi
  • gaya hidup

Jenis-Penyakit-Akibat-Merokok.png

Untuk bisa lebih memahami mengenai bahaya dari merokok itu sendiri, berikut adalah beberapa penyakit akibat merokok yang penting untuk kamu ketahui, diantaranya adalah:

  • Menyebabkan kemandulan dan impotensi
  • Menyebabkan stroke dan serangan jantung
  • Menyebabakan kanker leher rahim dan keguguran pada wanita.
  • Menyebabakan penyakit paru kronis
  • Merusak gigi dan menimbulkan bau mulut yang tidak sedap.

Serangan-Jantung.png

Menurut studi, pencegahan dini serangan jantung, juga serangan jantung yang berulang adalah dengan hidup sehat. Bergerak dan berolahraga secara teratur penting bagi penderita sakit jantung. Karena ini mendorong peredaran darah di jantung. Dianjurkan untuk sedikitnya melangkah 10.000 kali per hari.

Berikut tanda-tanda serangan jantung :

  • Kelelahan ekstrem
  • Gangguan tidur
  • Napas tersengal
  • Gangguan pencernaan
  • Meningkatnya kecemasan
  • Kesemutan

Menurut studi terbaru, pencegahan terbaik adalah dengan langkah terarah sejak jauh hari dan perhatikan tanda-tandanya.


Tindakan-Hidup-Bersih-Dan-Sehat-Di-Tempat-Umum.png

Tempat umum adalah sarana yang diselenggarakan oleh pemerintah/swasta, atau perorangan yang digunakan untuk kegiatan bagi masyarakat seperti sarana pariwisata, transportasi, sarana ibadah, sarana perdagangan dan olahraga, rekreasi dan sarana sosial lainnya. Berikut tindakan yang yang mencerminkan hidup bersih dan sehat :

  • Penggunaan air bersih
  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Tidak merokok di tempat umum
  • Tidak meludah sembarangan
  • Memberantas jentik nyamuk

Pencegahan-Risiko-Penyakit-Kronis-Dengan-Olahraga.png

Melakukan tindakan preventif atau  pencegahan dari sebuah penyakit menular maupun tidak menular, merupakan hal utama yang harus disadari oleh banyak masyarakat. Hal ini dikarenakan selain lebih menurunkan risiko penyakit yang diderita, namun juga membuat hidup jauh lebih sehat. Salah satu tindakan preventif tersebut adalah dengan melakukan olahraga. Menurut sebagian orang, olahraga merupakan kegiatan yang melelahkan. Namun dibalik itu semua, selama tidak berlebihan, olahraga merupakan kegiatan sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meminimalisir risiko penyakit kronis pada tubuh kita.


Apa-Itu-Limfoma.png

Limfoma merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemukan pada usia remaja hingga lansia. Limfoma adalah istilah umum untuk berbagai tipe kanker darah yang muncul dalam sistem limfatik, sehingga dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening. Menurut tipenya, limfoma dibagi menjadi 2, yaitu  limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin. Limfoma Hodgkin terjadi karena adanya mutasi sel B pada sistem limfatik, dengan hasil deteksi yaitu dengan adanya sel abnormal Reed-Stenberg dalam sel kanker. Sedangkan Limfoma Non-Hodgkin terjadi karena adanya mutasi DNA pada sel B dan sel T pada sistem limfatik.

Gejala Limfoma

  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening, yang biasanya terjadi pada leher, ketiak, dan lipatan paha
  • Suhu tubuh naik dan turun
  • Demam berulang dan keringat berlebihan pada malam hari
  • Sesak nafas dan batuk
  • Mudah lelah
  • Pembesaran amandel
  • Penurunan berat badan

Desain-tanpa-judul-1.png

Menjaga berat badan agar selalu ideal adalah dambaan setiap orang, namun terkadang konsumsi makanan yang sembarangan bisa mengakibatkan berat badan naik tak terkendali. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu menurunkan atau menjaga berat badan tetap ideal :

1. Rencanakan ke depan
Menjaga berat badan juga membutuhkan perencanaan makan yang baik, bahkan di saat datang ke pesta. Makanan enak yang berlimpah saat pesta mungkin dapat menarik minat, namun ingatlah berat badan yang sudah berhasil dicapai. Solusinya, pergilah ke pesta tidak dengan perut kosong. Makanlah sedikit dan jangan berlama-lama di meja makanan.

2. Beri penghargaan
Penghargaan kecil penting untuk menjaga motivasi diri setelah mencapai target. Namun daripada memberikan penghargaan berupa makanan, lebih baik berikan pakaian baru dengan ukuran lebih kecil atau perawatan tubuh. Memberi penghargaan diri sendiri bukan harus menguras dompet kok, mandi air hangat, menonton TV, atau jalan-jalan juga sudah merupakan bentuk penghargaan.

3. Jaga makanan tetap segar dan menyenangkan
Selama menurunkan berat badan, mungkin orang jenuh dengan jenis makanan yang disantap. Untuk membuat makan tetap segar dan menyenangkan, maka cobalah lebih kreatif dalam menciptakan variasi makanan sehat. Kombinasi dengan makanan sehat asal negara lain juga bisa dijadikan pilihan.

4. Jangan lupakan kebiasaan sehat
Kebiasaan sehat yang sudah dibangun selama program penurunan berat badan harusnya tetap dilakukan meskipun sudah berhasil. Misalnya, sarapan sehat atau olahraga.

5. Cukup tiga gigit
Sajian makanan lezat, terlebih yang belum pernah diicip sebelumnya, memang mengundang selera. Namun jika makanan tersebut tinggi kalori, maka cobalah dengan sekedar tiga gigit dan hentikan makan.

6. Pantau makanan
Catat makanan yang diasup setiap hari. Sehingga, ketika terjadi peningkatan berat badan kembali, dengan mudah Anda bisa mengetahui makanan apa yang patut disalahkan dan harus dihindari.

7. Tingkatkan intensitas olahraga
Studi menunjukkan orang yang berhasil menjaga berat badan adalah orang yang mampu tetap berolahraga di tengah kesibukannya. Agar tidak bosan, cobalah kelas aerobik baru atau jenis olahraga baru.

Sumber : RS. Lukas


web-persi-4.png

Malang (Humas dan Kemitraan) – Sejak badan kesehatan dunia atau yang lebih dikenal World Health Organization menemukan 10 kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak-anak di Inggris Raya tanggal 5 April 2022, kasus hepatitis akut menjadi perhatian semua negara di belahan dunia. Tidak terkecuali Indonesia, tepatnya tanggal 22 Mei 2022 ditemukan kasus hepatitis akut pada 3 anak Indonesia dan 2 anak di Singapura. Mengutip dari Kompas.com per tanggal 6 Juni 2022 ditemukan 25 kasus di Indonesia.

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) dr. Pertiwi Febriana Chandrawati, M. Sc, SpA atau yang kerap disapa dokter Nana memaparkan bahwa penyakit ini merupakan acute hepatitis of unknown aetiology artinya merupakan penyakit jenis hepatitis yang belum diketahui etiologinya.
“Sampai saat ini lembaga penelitian di seluruh dunia masih melakukan identifikasi dan penelitian, apa sebenarnya penyebab penyakit ini. Inilah mengapa masih disebut dengan acute hepatitis of unknown aetiology,” ujar dokter Nana.
Hepatitis sendiri merupakan penyakit yang ditandai dengan peradangan pada organ hati. Kondisi ini bisa terjadi karena infeksi virus, kebiasaan minum alkohol, paparan zat beracun atau obat-obatan tertentu. Kondisi tersebut dapat menyebabkan malfungsi pada hati. Hal ini ditandai dengan kulit dan sekitar mata yang berwarna kuning ikterik atau jaundice. Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT). SGOT ialah enzim yang biasanya ditemukan pada organ hati (liver), jantung, ginjal, hingga otak. Sedangkan SGPT ialah enzim yang paling banyak dijumpai dalam liver. Biasanya kondisinya meningkat lebih dari 500 mikro per liter. Sedangkan pada kondisi normal SGPT kisaran 5-40 mikro per liter, dan SGOT normalnya kisaran 7-56 per liter.
“Saya mau bilang kenapa kita melakukan pemeriksaan SGOT dan SGPT. Yang OT dulu ya, enzim yang ada di parentim hati. Sebetulnya tidak hanya di hati saja, ada juga di otot, ginjal kemudian kalau SGPT itu ada di sel hati. Jadi kalau ada kelainan fungsi, maka dia akan muncul ke pembuluh darah. Masuk ke darah dengan kadar yang sangat tinggi ketika diperiksa di lab. Maka ketika kita cek SGPT nya di LAB, akan terdiagnosis kadarnya tinggi berarti dia ada kelainan di hati. Nah pada acute hepatitis of unknown aetiology kadarnya tinggi sekali, di darah itu lebih dari 500 mikro per liter. Nah kalau sudah seperti ini pasti sudah kuning semua, jadi bisa fatal,” imbuh dokter Nana.
Lantas apa perbedaannya dengan hepatitis tipe A, B, C, D, dan E. Dalam hasil pemeriksaan laboratorium, pada kasus acute hepatitis of unknown aetiology tidak ditemukan virus hepatitis tipe A, B, C, D, dan E.
“Nah bedanya apa dengan hepatitis tipe A B, C, D, dan E. Hepatitis A kita tau bahwa seromarkernya pasti positif untuk IGM anti HV, kemudian hepatitis B seromarkernya juga postif untuk HBE, HBC, HBsAG, HBSAGnya sendri akan postif. Nah pada acute hepatitis of unknown aetiology semuanya itu negatif jadi tidak ada yang postif,” ujar dokter Nana.
“Kalau anak kita tiba-tiba kulitnya berwarna kuning dan sekitar matanya juga demikian, segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan pertama. Jangan menunggu dua hari atau tiga hari lagi. Khawatirnya terjadi yang tidak diinginkan,” imbuh dokter Nana.

Lebih lanjut lagi menurut dokter Nana bukan hanya hepatitis tipe A, B, C, D, dan E dan non ABCD namun juga ada toksoplasma, rubela. Semuanya harus dieliminasi baru bisa diduga bahwa itu merupakan acute hepatitis of unknown aetiology.
“Jadi sejujurnya tidak mudah untuk mendiagnosis penyakit ini. Karena rumah sakit di Indonesia belum semuanya memiliki laboratorium yang lengkap. Dan kemungkinan pemeriksaannya juga mahal. Tentu ini merupakan keterbatasan kita,” keluh dokter Nana.
Usia yang kemungkinan dapat terinfeksi virus ini mulai usia 1 bulan hingga 16 tahun. Sedangkan untuk penularannya hingga berita ini diturunkan sementara penularannya melalui fekal oral. Jadi berhubungan dengan mulut dan tinja.
“Apapun yang masuk ke mulut seperti makanan, minuman, alat makan, dan air liur atau droplet itu dapat memberi kesempatan virus ini untuk berpindah dari satu korban ke korban lain. Kemudian juga yang perlu diperhatikan ialah cara kita mengelola tinja. Bagi ibu-ibu jangan membuang diapers bayinya sembarangan. Karena ini akan menyebabkan salah satu sumber inveksi acute hepatitis of unknown aetiology,” imbuh dokter Nana.
Untuk pencegahan, dokter Nana menghimbau agar tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan dengan benar, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Selain PHBS pola makanan juga harus dijaga. Hindari makanan yang setengah matang.
“Saya ingin mengingatkan kepada semua untuk menjaga PHBS, jangan makan makanan yang setengah matang, atau bahkan mentah. Kan banyak saat ini remaja-remaja yang hobi makan makanan yang demikian. Nah ini ditahan dahulu. Terus saya juga ingin bilang bahwa kepada orangtua ketika anaknya yang muntah-muntah, sakit perut, dan mengalami perubahan warna pada kencing, kulit, dan mata maka sebelum parah segera dilarikan ke rumah sakit,”
Selanjutnya dokter Nana menyampaikan bahwa RS UMM siap menerima pasien dengan ciri-ciri di atas. Sarana prasarana, fasilitas, ruangan isolasi khusus bagi anak dan bayi yang suspek sudah disiapkan dengan baik. Selain itu RS UMM juga memiliki lima dokter spesialis anak yang berpengalaman, perawat yang terlatih dan berpengalaman, dan ahli gizi. Perlu diketahui juga bahwa ahli gizi di RS UMM dapat melakukan planing diet atau menu khusus untuk pasien yang mengalami gangguan fungsi hati. Karena ketika pasien yang terkena virus ini menu makanannya khusus.
“RS UMM sudah siap ya dari sarana prasarana, tenaga medis, hingga protokol kewaspadaan, dan protokol menangani pasien kita sudah siap semuanya,” imbuh dokter Nana. (Sol)

web-PERSI-2.png

Batu Ginjal adalah suatu kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang dipisahkan ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu.

Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya, diantaranya batu kalsium, batu struvite, batu uric acid, dan batu cystine. Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi. Mengetahui jenis batu ginjal yang anda alami dapat membantu anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.

Gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita, sebagai berikut:

  • Jika batu ginjal yang terdapat dalam ginjal masih berukuran kecil, biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri apapun
  • Menyebabkan nyeri di perut bawah jika batu terdapat di dalam kandung kemih
  • Jika batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis biasanya menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat)
  • Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dab paha sebelah dalam
  • Mual dan muntah
  • Perut menggelembung
  • Demam
  • Menggigil
  • Terdapat darah di dalam air kemih
  • Nyeri pinggang, perut bagian bawah dan selangkangan

Faktor penyebab batu ginjal seperti di bawah ini:

  • Sering menahan kencing terlalu lama sehingga urin menjadi pekat
  • Kurang minum air putih sehingga jumlah urin yang dikeluarkan sedikit
  • Pekatnya kadar garam dalam urin sehingga berpotensi terjadinya endapan batu dalam saluran kemih
  • Terlalu banyak zat kimia yang terdapat dalam urin, seperti kapur dan garam oksalat
  • Kelebihan vitamin D, kadar asam urat, atau terlalu banyak mengonsumsi kalsium yang sepenuhnya tidak larut

Pengobatan penyakit batu ginjal dibagi menjadi dua berdasarkan ukuran batu ginjalnya. Jika batu ginjal masih tergolong kecil atau sedang, serta masih dapat melewati saluran kemih tanpa harus dilakukan operasi. Minum air putih saja sesuai takaran yang disarankan. Dengan adanya aliran cairan secara terus-menerus, diharapkan batu ginjal dapat terdorong keluar dengan sendirinya. Pada penderita batu ginjal biasanya akan diberikan obat pereda rasa sakit. Operasi akan dilakukan jika batu berukuran lebih besar sehingga menyumbat saluran kemih pasien. Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih parah seperti pendarahan atau bahkan kerusakan ginjal.

Penyakit batu ginjal bisa dicegah dengan membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat, yaitu dengan cara:

  • Minum cukup air putih setiap hari
  • Membatasi konsumsi makanan, minuman, atau suplemen yang mengandung zat-zat yang berpotensi menyebabkan terbentuknya batu ginjal, seperti oksalat, kalsium, dan protein
  • Kurangi makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, the, cokelat dan produk kedelai
  • Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
  • Mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Biasanya langkah ini dianjurkan untuk mencegah kambuh bagi mereka yang sebelumnuya pernah menderita batu ginjal

sumber : RSUD. Caruban


Copyright by Markbro 2025. All rights reserved.