Apakah Anda sering pingsan? Periksa jantung Anda apakah ada kelainan!

artikel-2024-01-17T103707.743.png

Pernahkah Anda merasa pusing, lemas, dan seperti hendak pingsan, lalu terjatuh atau merasa tidak mampu berdiri? Sinkop, terkadang disebut pingsan, adalah peristiwa yang tidak nyaman. Meski pingsan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, salah satu penyebab yang paling sering dihipotesiskan adalah gangguan jantung. Pada postingan kali ini kami akan mencoba menjelaskan apa itu sinkop dan bagaimana pengaruhnya terhadap jantung Anda.

 

Mengenal Sinkop

Sinkop, sering disebut pingsan, adalah hilangnya kesadaran secara tiba-tiba dan sementara yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke otak. Pingsan bisa terjadi karena berbagai faktor, antara lain kekurangan cairan atau dehidrasi, kadar gula darah rendah, atau bahkan stres mental. Sinkop, di sisi lain, mungkin merupakan indikasi peringatan adanya kondisi jantung.

 

Peranan Jantung

Jantung Anda adalah organ kuat yang mampu mengangkut darah kaya oksigen ke seluruh tubuh Anda. Namun, hati Anda terkadang bisa melakukan kesalahan yang menyebabkan Anda pingsan. Berikut ini beberapa kondisi jantung dan penyebab pingsan:

  • Aritmia: Sirkuit listrik jantung Anda memungkinkannya berdetak secara teratur. Detak jantung tidak teratur, yang sering disebut aritmia, dapat mengganggu aliran darah normal dan menyebabkan pingsan. Beberapa aritmia yang mungkin menyebabkan seseorang pingsan antara lain fibrilasi atrium dan bradikardia (denyut jantung lambat).
  • Masalah Katup: Katup jantung mengatur aliran darah di dalam jantung. Jika jaringan ini rusak, darah tidak dapat mengalir dengan baik, sehingga menyebabkan pingsan. Kondisi seperti katup aorta yang kaku (salah satu katup di pembuluh darah yang menuju ke jantung, juga dikenal sebagai stenosis aorta) atau katup mitral yang lemah (katup di salah satu ruang jantung, juga dikenal sebagai prolaps mitral) dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan pingsan.
  • Kelainan Struktural: Beberapa orang dilahirkan dengan kelainan pada struktur jantungnya, sementara yang lain mungkin mengalami perubahan akibat kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi atau diabetes. Masalah struktural ini dapat menghambat aliran darah normal, sehingga menyebabkan pingsan.
  • Penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, yang umum terjadi pada pasien dengan hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah secara cepat setelah berganti posisi dari duduk/tidur ke berdiri), dapat menyebabkan pingsan. Hal ini mungkin disebabkan oleh kelainan jantung yang mengganggu kontrol tekanan darah.

 

Kapan Harus Mencari Pertolongan

Pingsan sekali atau dua kali bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, namun seringnya pingsan merupakan indikasi jelas bahwa Anda atau seseorang yang Anda kenal harus segera mencari pertolongan medis. Tim spesialis kesehatan dapat menilai gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan berbagai tes. Pertama-tama, penyebab pingsan akan ditentukan, dan penting untuk berkonsultasi dengan area yang sesuai. Pingsan yang Anda alami mungkin bukan disebabkan oleh jantung, melainkan oleh berbagai faktor berikut ini:

  • Masalah metabolisme (misalnya, kadar gula darah atau oksigen rendah)
  • Kelainan pada kelistrikan otak (seperti epilepsi)
  • Keracunan dari obat-obatan terlarang
  • Stroke ringan.
  • Gangguan kejiwaan (seperti episode kecemasan akut)

Setelah dipastikan bahwa penyebab pingsan Anda kemungkinan besar adalah masalah jantung, banyak tes, seperti elektrokardiogram (EKG), dapat dilakukan untuk memantau aktivitas listrik jantung Anda. Tes lebih lanjut, seperti ekokardiografi, dapat mengevaluasi anatomi dan fungsi jantung.

 

Sumber : Kemenkes

Admin PERSI JATIM faradilla

Copyright by Markbro 2025. All rights reserved.