Seberapa Pentingnya Seribu Hari Pertama

artikel-2024-07-08T143401.230.png

1000 hari pertama kehidupan (HPK) dimulai sejak janin tumbuh di dalam kandungan hingga dua tahun pertama kehidupan, yang merupakan periode penting untuk membangun fondasi kesehatan anak jangka panjang. Selama periode pertumbuhan pesat ini, gangguan dapat menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, dan kanker. Oleh karena itu, nutrisi yang tepat diperlukan selama periode 1000 HPK, dan ASI adalah nutrisi awal terbaik bagi anak.

Seperti yang diketahui, jumlah orang yang menderita stunting di Indonesia adalah sekitar 21,5%. Oleh karena itu, untuk menangani stunting di Indonesia, diperlukan pendekatan yang teliti dan tepat. Selain itu, pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) saat ini berkonsentrasi pada pengurangan stunting pada 1000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, meningkatkan masa kehamilan dan menyusui merupakan bagian penting dari pengendalian stunting di Indonesia.

Selama kehamilan, tubuh ibu mengalami perubahan fisiologis, termasuk detak jantung dan curah jantung yang lebih tinggi, peningkatan cairan tubuh, peningkatan laju pernapasan untuk memenuhi kebutuhan oksigen janin, peningkatan kadar hormon yang menyebabkan mual, muntah, kembung, dan peningkatan kebutuhan kalori dan nutrisi. Selain itu, kapasitas kandung kemih ibu berkurang, yang menyebabkan lebih sering buang air kecil, payudara mengencang, membesar, dan berkembang.

Pemeriksaan antenatal adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan untuk melacak kemajuan proses kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan perkembangan janin. Ini juga membantu ibu menghadapi masa persalinan, nifas, persiapan untuk pemberian ASI secara eksklusif, dan kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan waktu yang tepat. Periksaan antenatal dilakukan setidaknya enam kali, yaitu dua kali selama trimester pertama, satu kali selama trimester kedua, dan tiga kali selama trimester ketiga.

Pemeriksaan antenatal yang dilakukan termasuk pengukuran indeks massa tubuh, tekanan darah, lingkar lengan atas, dan tinggi fundus uteri selama kehamilan yang lebih dari 12 minggu. Selain itu, pemeriksaan status imunisasi tetanus dan pemberian imunisasi jika diperlukan, pemeriksaan presentasi janin dan denyut jantung janin, pemberian tablet tambah darah setiap hari selama kehamilan, pemeriksaan laboratorium dan USG, dan konseling sesuai usi.

Tanda kehamilan yang sehat untuk ibu dan janin adalah peningkatan berat badan yang lebih besar dari normal dan tanda-tanda kehamilan lainnya, seperti payudara membesar, nyeri, areola menghitam, kelelahan, perubahan preferensi makan, muntah, peningkatan asam lambung, dan sembelit. Pada janin, yaitu janin berkembang secara konsisten sesuai usia kehamilan, gerakan janin dapat dirasa dan dihitung secara manual mulai trimester kedua sepuluh kali per hari, denyut jantung janin normal, posisi janin semakin mendekati jalan lahir, dan jumlah air ketuban yang cukup.

Untuk mencegah malnutrisi dan gagal tumbuh pada anak, ibu hamil dan ibu menyusui harus menerima nutrisi yang tepat. Untuk menunjang pertumbuhan janin, ibu hamil membutuhkan zat gizi lebih banyak, dan ibu menyusui juga perlu meningkatkan jumlah dan jenis asupan untuk mencukupi produksi ASI. Penting untuk menjaga nutrisi yang cukup selama kehamilan dan menyusui untuk menghindari risiko malnutrisi dan gagal tumbuh pada anak.

Dengan kebutuhan kalori sebesar 90.000 kkal, ibu hamil hanya perlu mengonsumsi sekitar 300 kalori lebih banyak setiap hari daripada mengonsumsi lebih banyak makanan. Untuk memenuhi kebutuhan makronutrien (protein, lemak, dan karbohidrat) dan mikronutrien (kalsium, zinc, dan zat besi), ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Dua tahun pertama setelah melahirkan juga sangat penting karena saat ini perkembangan otak bayi paling cepat. Akibatnya, orang tua diharapkan untuk menghindari stunting dengan menjaga jarak kehamilan sehingga mereka dapat berkonsentrasi untuk memantau perkembangan bayi mereka. Oleh karena itu, selama dua tahun ini, kontrasepsi jangka panjang disarankan. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), implan, dan sterilisasi adalah beberapa metode kontrasepsi jangka panjang yang dapat diberikan. AKDR dimasukkan ke dalam rahim dan bertahan selama sepuluh tahun. Implan adalah alat kontrasepsi hormonal yang dimasukkan ke dalam jaringan lengan bawah kulit. Sterilisasi, di sisi lain, adalah penempatan cincin di saluran tuba fallopii, yang menghubungkan ovarium dengan rahim.

Bagi sebuah keluarga, seribu hari pertama kehidupan adalah masa yang sangat penting. Oleh karena itu, untuk menghindari stunting anak, ibu harus menjalani pemeriksaan kehamilan secara teratur dan menjaga jarak persalinan.

 

Sumber: Kemenkes

Admin PERSI JATIM faradilla

Copyright by Markbro 2023. All rights reserved.